Gagasan Malaysia Baharu 13 Mei 2018

Imagine Dragons - Mad World (Lyrics + Terjemahan)

Showing posts with label Teks Khutbah. Show all posts
Showing posts with label Teks Khutbah. Show all posts

Thursday, 19 November 2020

Waktu kehancuran dunia akan datang...

Summary of Jummah Khutbah from Masjid Al Nabawi, Madinah (6 November 2020)

His Eminence Sheikh Dr. Salah bin Muhammad al-Budayr, Imam and Khateeb of the Prophet’s Mosque delivered the Friday sermon today, in which he said that “The time and the emptiness of the world is coming, its demise  and the time of resurrection is approaching,

By mentioning its connotations and introductions, so that people may be alerted of their slavery, they should guard themselves, prepare, correct and repent before they are surprised.

The Prophet Muhammad (May Peace and Blessings of Allah be upon Him), the seal of the prophets and who Allah blessed with the completion of the religion established the Day of Resurrection and the establishment of the hour with these words: “The time between me and the hour (Day of Judgement) is like these two-fingers

He further said "These are years of deception in which the liar is believed and the truth becomes the lie, people trust the traitor, in which he betrays the truth"

His eminence concluded the sermon by indicating that the repentant of sin is like one who has no sin, so make up for the times before it is too late, 

Indeed Allah’s promise is to come 

https://www.haramainsharifain.com/2020/11/summary-of-jummah-khutbah-from-masjid.html?m=1

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Waktu kehancuran dunia akan datang, dan waktu kebangkitan sedang menghampiri."

Allahuakbar!

Saya betul-betul tersentak bila membaca terjemahan teks Khutbah Jumaat yang disampaikan oleh Syeikh Budayr, Imam dan khateeb Masjid Nabawi pada Jumaat lalu.

Syeikh Dr. Salah bin Muhammad al-Budayr mengatakan bahawa waktu kehancuran dunia akan datang, dan waktu kebangkitan sedang menghampiri.

Beliau meminta umat Islam untuk menjaga diri, mempersiapkan, memperbaiki dan bertaubat agar mereka tidak terkejut apabila waktu itu telah sampai.

Beliau mengatakan ini adalah tahun-tahun penipuan di mana pembohong dipercayai dan kebenaran menjadi dusta, orang mempercayai pengkhianat dengan mengkhianati kebenaran.

Beliau turut meminta umat Islam untuk bertaubat dan memperbaiki diri sebelum semuanya terlambat.

Beliau menegaskan, "Sesungguhnya janji Allah akan datang!"

Sumber Asal : https://www.facebook.com/228447220644711/posts/1846258748863542/

Yuhanis Azam

8.11.2020

Dipetik daripada sumber :

 https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=5367768076582366&id=100000476800791

Friday, 2 October 2020

Berlari Menuju Taubat

Khutbah Jum’at: Berlari Menuju Taubat


إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أشْهَدُ أنْ لاَ إِلٰه إلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَاِركْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ : فَيَا عِبَادَاللهُ اُوصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَاالله اِتَّقُواللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Pada kesempatan ini marilah kita bersama-sama menysukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita semua berupa nikmat iman dan Islam serta nikmat duniawi yang tidak dapat kita hitung satupersatu. Tak lupa shalawat serta salam kepada junjungan nabi besar kita Rasulullah Muhammad SAW, beliau yang telah mewariskan kepada kita dua hal yang menjadi pedoman hidup dalam menjalani kehidupan di dunia ini yakni warisan al-Qur’an dan As-Sunnah.

Al-Quran merupakan mukjizat luar biasa yang tiada tandingan sampai sekarang. Salah satu kemukjizatannya adalah keindahan dalam pemilihan kata yang benar-benar tepat, indah dan sesuai kondisi. Sebagaimana kata yang digunakan dalam perintah Allah untuk urusan dunia, akhirat serta urusan taubat.

Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Pertama, Dalam persoalan dunia kita diperintahkan oleh Allah untuk berjalan sebagaimana Allah berfirman dalam surat al-Mulk ayat 15

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ ذَلُولا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ (١٥

Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. (Q.S Al-Mulk : 15)

Dalam ayat ini kita diperintahkan oleh Allah untuk berjalan ke mana pun yang kita kehendaki mengelilingi semua daerah. Tujuan berjalannya kita adalah untuk keperluan mata pencaharian dan perniagaan. Allah tidak memerintahkan kita berlari untuk mencari mata pencaharian namun hanya memerintahkan untuk berjalan karena pada dasarnya segala upaya yang kita lakukan tidak dapat memberi manfaat bagi kita kecuali bila Allah memudahkannya bagi kita. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah dari Umar Bin Khatab :

عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُ: أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وسلم يقول: “لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ، لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ، تَغْدُو خِمَاصًا وتَرُوح بِطَانًا

Umar Bin Khattab mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW. bersabda: Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Dia akan memberimu rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung; burung pergi di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan pulang di petang hari dalam keadaan perut kenyang.

Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Kedua, Dalam persoalan Akhirat Allah memerintahkan kita untuk berjalan cepat (bergegas) sebagaimana firmanNya :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (٩

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui (Q.S Al-Jumuah : 9)

Pada ayat tersebut terdapat kalimat فَاسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ اللهِ (maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah) yakni bergegaslah menuju zikir kepada Allah, bergegas untuk urusan akhirat yaitu mengikuti khutbah dan shalat Jum’at di masjid. Bergegas dalam persoalan akhirat yang mana itu lebih baik dan lebih kekal karena barangsiapa yang lebih mengutamakan dunia dari pada akhirat pada dasarnya merugi dengan kerugian yang sebenarnya padahal mengira akan mendapatkan keuntungan.

Dalam ayat yang lain Allah mengingatkan manusia dengan kalimat “wabtaghi fiimaa aataakallaahu daaral aakhirata walaa tansa nashiibaka mina ddunyaaDan carilah dari apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari dunia ini.” yaitu gunakanlah apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu berupa harta yang melimpah dan kenikmatan yang panjang dalam berbuat taat kepada Allah serta bertaqarrub kepada-Nya dengan berbagai amal-amal yang dapat menghasilkan pahala di dunia dan di akhirat.

Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Ketiga, dalam persoalan taubat Allah memerintahkan kita untuk berlari, bukan hanya sebatas berjalan cepat apalagi berjalan biasa, sebagaimana firmannya

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ (٥٠

Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. (Q.S Ad-Dzariat : 50)

Menurut an-Nafahat al-Makiyyah ayat tersebut merupakan perintah Allah untuk lari (mendekat) kepadaNya, maksudnya lari dan menjauh dari semua yang dibenci Allah secara lahir dan batin menuju yang dicintai Allah secara lahir dan batin, lari dari kebodohan menuju ilmu, lari dari kekufuran menuju keimanan, lari dari kemaksiatan menuju ketaatan, lari dari kelalaian menuju kewasapadaan, Lari dari Dosa-dosa menuju taubatan nasukha.

بارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Pada khutbah yang kedua ini marilah kita memanjatkan do’a kepada Allah agar kita istiqomah untuk berlari menuju taubat dan mendapatkan kemudahan dalam mengarungi kehidupan dunia sebagai tempat menyiapkan bekala akhirat.

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ, بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ, رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . 

Sumber : https://garisatas.com/2020/10/01/khutbah-jumat-berlari-menuju-taubat/

Nota : Teks khutbah dikekalkan daripada Bahasa Indonesia. Harap Maklum.

Saturday, 23 May 2020

KHUTBAH RAYA RENGKAS

KHUTBAH RAYA RENGKAS

KHUTBAH PERTAMA

Assalamualikum warohmatullah hiwabaraktoh

Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar.
Walilaa hilhamdd

Alhamdullilah, Alhamdullilah hirrobbil'alaminn.

Ashaduallaa ilala haillaulahh Wa ashhadu ann namuhammadar Rasulullahh.

Allahummassolli 'almuhammadd Wa 'alaa aalihi wasohbihii ajmaainn.
Amma baqdhu faya 'ebaa daullahh ittahqullahh fakhaq fazal muttaqhunn

Ahli keluarga yang KU sayangi sekelian/Isteri ku yang ku sayangi..
Marilah kita sama sama bersyukur ke Hadrat Allah Subha nahu wata'ala dengan izin dan limpah serta kurnianya kita masih berada pada hari ini dan kita diberi peluang berhari raya walaupun di rumah Dan tidak seperti di tahun-tahun yang lepas. Kita juga diberi peluang dan kesempatan oleh Allah S.W.T. untuk menjalani ibadah di dalam bulan Ramadhan. Mudah-mudahan ibadah kita terutamanya puasa kita diterima dan diberkati oleh Allah Subhanahu wataalla.

Aa 'uzubillah himinash shoithaa nirrajimm.
Bismillah hirohmaa nirrohhimm

Wal 'asr innal insaa nalafi khurs. illal lazii na aa manuu wa'amilus shaa lihat watawaa sau bil haq watawaa sau bis sabr

Sadaqhaullahhulazimm

"Demi masa sesungguhnya manusia itu di dalam kerugian melainkan orang-orang yang beriman dan beramal soleh dan yang berpesan pesan dengan kebenaran dan yang berpesan pesan dengan kesabaran".

Ahli keluarga yang dirahmati Allah/ Isteriku yang dirahmati Allah. Allah menyatakan bahawa kebanyakan kita adalah orang yang rugi kerana masih banyak perintah Allah yang belum dapat kita tunaikan, maka Allah menyuruh kita sentiasa berada di jalan yang benar dan juga Allah menyuruh kita  supaya sentiasa bersabar.

Barakaullah huli walakumbil qurann nil 'azim fas taqh firuh innahu huwal khafur rulrahimm

KHUTBAH KEDUA

Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar,
Allahuakbar
Walillahhilhamdd

Alhamdullilah hirobbil 'alamin
Ashaduallaa ila haillaulah Waashhadu ann namuhammadar Rasulluah.
Allahhumm massalli'alaa syidina Muhammadd wa 'alaa ali hi wasohbii ajmainn
Amm ma bagh du fa ya 'ebaa daullah it taqhullah
wa qhulu ma 'asso diqhinn

Aaa 'uzubillah himinash shoithoo nirrojim

Innaullah hawa malaa ikatahu yussaluu na 'alannabii, yaa aiyuhal lazi na'a manuu salluallah 'alai hiwasslimul taslimaa
Allahhum magh firlil muslimin nawal muslimat, wal mukminin nawal mukminat, al ahyaa imin hum wal ammwat biroh matikaya arhamarrohimin

Ya Allah kurniakanlah taufik dan hidayah Mu kepada kami semua. Hindarkanlah kami dari segala penyakit termasuklah wabak penyakit COVID-19 ini. Selamatkanlah kami dan keluarga kami dan juga jauhkanlah negara kami ini dari mara bahaya dan bala bencana.

Rabbana aa tina fiddunya hassanah wafil aaqitatihasanah wa qhina'azaa bannar
Allhuakbar
Allahuakbar
Allahuakbar

Tonton video penuh contoh khutbah ringkas itu di sini :-

1. CONTOH KHUTBAH HARI RAYA 3 MINIT YANG RINGKAS (Edisi PKPB di rumah)

Bagi yang kurang mahir dan kurang keyakinan.
semoga bermanfaat 💕

Perkongsian dari Imam 1 Surau Mukhlisin, Prof Dr Badri Abu Bakar

##Teks khutbah yang lengkap boleh download dari website Jabatan Agama Islam Negeri masing-masing atau boleh rujuk seperti di dalam laman sesawang ini


2. Edisi 13 Mei 2021


13 Mei 2021 - Khutbah Ringkas Aidilfitri


Pautan lain yang berkaitan boleh dibaca di sini :-

Panduan asas solat Aidilfitri dan khutbah hari raya

Panduan asas solat...

Panduan asas solat Aidilfitri dan khutbah hari raya

Amalan Malam Raya


PANDUAN RINGKAS SOLAT SUNAT AIDILFITRI DI RUMAH


Sumber : Disediakan oleh Pejabat Imam Besar, Majlis Islam Sarawak

Masjid dan surau ditutup. bukan saja bapak-bapak mesti jadi imam solat terawih dan witir di rumah bersama isteri dan anak-anak.

Datang pulak hari raya, cemas lagi.
Sebab masjid dan surau masih lagi tutup. Jadinya sekali lagi, bapak-bapak mesti jadi imam solat. Kali ini solat Aidilfitri di rumah masing-masing.

Tambah cemas bila solat Aidilfitri kena baca khutbah lepas solat. Macamana nak buat tu?

So, saya bagi panduan asas solat Aidilfitri dan khutbah hari raya untuk bapak-bapak jadikan sebagai panduan.

Jangan takut! Lawan!

❤️ Solat Sunat Aidilfitri.
  • Lafaz niat; sahaja aku solat sunat Aidilfitri, menjadi imam kerana Allah Ta’ala.
  • Lepas baca doa iftitah, takbir ‘Allahu akbar’ sebanyak 7 kali. Selang-selikan dengan bacaan secara ‘Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu akbar’ secara perlahan.
  • Cukup 7 kali takbir dan Tasbih mula membaca Surah Al-Fatihah, kemudian diikuti dengan apa saja surah yang pendek.
  • Kemudian rukuk, iktidal, sujud, duduk antara 2 sujud dan sujud kali kedua seperti biasa.
  • Bangkit dari sujud menuju rakaat kedua dengan takbir ‘Allahu akbar’.
  • Selepas itu terus bertakbir lagi ‘Allahu akbar’ sebanyak 5 kali. Selang-selikan dengan bacaan ‘Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu akbar’ secara perlahan.
  • Cukup 5 kali takbir dan Tasbih mula membaca Surah Al-Fatihah, kemudian diikuti dengan apa saja surah yang pendek.
  • Kemudian rukuk, iktidal, sujud, duduk antara 2 sujud, sujud kali kedua dan duduk tahiyyat akhir.
  • Baca tahiyyat sehingga habis dan bagilah salam.
Maka selesailah solat sunat Aidilfitri.

Kemudian tibalah saatnya untuk bapak-bapak membaca khutbah. Jangan takut! Lawan!

Khutbah Aidilfitri ni macam khutbah hari Jumaat biasa saja. Tambah best, saya akan bagi yang paling basic saja untuk dibuat dan khutbah ini sah.

❤️ Khutbah pertama.
  • Ucap الحمدلله“Alhamdulillah”.
  • Baca selawat اللهم صلي علي محمد و علي ال محمد
  • “Allahumma solli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad”.
  • Pesan kepada makmum untuk bertaqwa; “Marilah kita semua meningkatkan taqwa kita kepada Allah”.
  • Baca 1 potong ayat Al-Quran;
‎(بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ إِنَّاۤ أَعۡطَیۡنَـٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ)

‎(فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ)(إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلۡأَبۡتَرُ)
[Surat Al-Kawthar)

“Inna a’thoinakal kausar. Fasolli lirabbika wanhar. Inna syaniaka huwal abtar”.

Sekian khutbah pertama. Kemudian duduk la sekejap.

❤️ Khutbah kedua.
  • Ucap ‎الحمدلله “Alhamdulillah”.
  • Baca selawat ‎اللهم صلي علي محمد وعلي ال محمد, “Allahumma solli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad”.
  • Pesan kepada makmum untuk bertaqwa; “Marilah kita semua meningkatkan taqwa kita kepada Allah”.
  • Baca 1 potong ayat Al-Quran;

‎(بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ)
‎(ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ)(لَمۡ یَلِدۡ وَلَمۡ یُولَدۡ)(وَلَمۡ یَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ)
[Surat Al-Ikhlas )

”Qul huwallahu Ahad. Allahus somad. Lam yalid walam yulad. Walam yakullahu kufuwan ahad”.
  • Baca doa untuk seluruh orang Islam; “Ya Allah selamatkan kami semua dari Corona Virus. Ya Allah selamatkan kami semua di dunia dan akhirat.
Then, boleh la bersurai.

Itu je pun. Tak susah kan? Sempoi giler.

Ada beberapa hari lagi nak berlatih ye. Kalau boleh jangan la yang basic sangat. Tambah la sikit perisa biar sedap tak nampak kering.

Terutamanya yang bahagian khutbah hari raya tu.

Agak-agak susah, boleh je download khutbah mana-mana kat internet. Kemudian baca.

Selesai...

Masih bimbang?

Jangan takut! Lawan!

Kalau takut nak lawan sorang-sorang, lawan ramai-ramai. Share panduan ni dekat semua bapak-bapak yang bakal jadi imam dan khatib raya di rumah nanti.

Kita lawan sama-sama.

#KAB #StayAtHome !

- Para makmum dijangka akan memegang handphone untuk merakam moment bersejarah ini -

Tak ada tongkat pun tak mengapa. 

Kerusi kena sediakan. . Sebab nak guna semasa duduk antara dua khutbah

C n, p

https://www.facebook.com/270326046661954/posts/1289914508036431/

Cara solat sunat Raya. Sila rujuk kepada link di bawah ini :-


13 Mei 2021 - Tazkirah Ringkas Sebelum Solat Sunat Aidilfitri


Pautan lain yang berkaitan boleh dibaca di sini :-

KHUTBAH RAYA RENGKAS

Thursday, 6 November 2014

Khutbah Rasulullah SAW Semasa Baginda Sakit


Semasa sakit, Rasulullah SAW masih mampu memberi khutbah. Antara khutbah yang diberikan oleh Baginda SAW ialah (yang bermaksud), “Sesungguhnya sudah dekat pemergianku daripada kamu semua, sesiapa yang pernah aku rotan belakangnya, ini belakangku. Sila balas kepadaku. Sesiapa yang pernah aku hina, ini diriku. Silalah dia membalasnya. Sesiapa yang pernah aku ambil hartanya, ini hartaku. Silalah dia ambil kembali dan janganlah takut kemarahan daripadaku kerana itu bukan akhlakku. Sesungguhnya orang yang paling aku sukai dalam kalangan kamu ialah orang yang mengambil haknya daripada aku sekiranya dia mempunyai hak itu.”

Selepas itu, seorang sahabat bangun dan menyebut dia mempunai tiga dinar daripada harta Rasulullah SAW. Baginda meminta Qusam memberikan tiga dinar kepada sahabat itu. Selepas itu, dia bertanya kepada sahabat itu, “Mengapa kamu minta, sedangkan ini Rasulullah?” Sahabat itu berkata, “Aku mahu menjadi orang yang paling dikasihi oleh Muhammad.” Rasulullah SAW mengulangi lagi pertanyaannya, tetapi tiada seorang pun yang bangun. Rasulullah SAW berkata, “Kalau begitu halalkan kepada aku untuk berjumpa dengan Tuhanku dalam keadaan hatiku tenang. Ðengan kamu menghalalkan kepada aku pun aku rasa belum selamat.”

Kemudian, Rasulullah SAW berkata, “Sesungguhnya seorang hamba diberi pilihan untuk diserahkan kepadanya segala kekayaan dunia semuanya kekal di dunia kemudian dia masuk syurga.” Rasulullah SAW memilih bertemu dengan Tuhannya dan masuk syurga.

Apabila mendengar ucapan itu, Abu Bakar menangis teresak-esak. Beliau berkata, “Bahkan kamilah yang menebus kamu dengan diri kami dan anak-anak kami, wahai Muhammad.” Ðaripada kata-kata Muhammad, Sayidina Abu Bakar dapat memahami hamba yang Muhammad sebutkan itu adalah diri Baginda sendiri.

*Sumber dari mengkarak.blogspot.com

Featured post

Alamat Bengkel Kereta Melayu Islam / Bumiputera seluruh Malaysia

Alamat Bengkel Kereta Melayu seluruh Malaysia! Baca alamat sampai habis dan ada link download disediakan! Jika ada maklumat tambahan al...